Manfaat Bunga Melati

Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan

melati

Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai “puspa bangsa” atau simbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac), karena bunga putih kecil yang harum ini melambangkan kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Bunga ini merupakan suatu keharusan hiasan rambut pengantin dalam upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku Jawa dan Sunda. Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani baru sekitar 9 jenis melati yang umum dibudidayakan dan terdapat delapan jenis melati yang potensial untuk dijadikan tanaman hias. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomi dan sosialnya. Bunga melati bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industri minyak wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum teh, seperti teh melati yang populer di Indonesia.

Manfaat bunga melati bagi kesehatan ternyata selain harum baunya juga sangat banyak manfaatnya. Banyak kita lihat di pekarangan atau pun dijadikan pagar – pagar rumah. Bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum, sering digunakan untuk berbagai kebutuhan dan terapi kesehatan.  Bunga melati dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur  ,tanaman melati harus cukup mendapatkan sinar matahari. Bunga melati dapat dikembangbiakkan dengan cara stek, tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Tumbuhan yang memiliki nama latin Jasminum Sambac atau juga seringkali disebut jasmine.

Bunga Melati di yakini dapat menyembuhkan beberapa penyakit diantaranya:

Demam berdarah
Rebus 7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah. Lakukan 3 hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.

Demam dan sakit kepala
Ambil 1 genggam  daun melati dan 10 bunga melati lalu di remas – remas, kemudian rendam dengan air dalam rantang, gunakan air rendaman ini untuk mengompres dahi.

Sakit mata
Penyakit mata yang ringan seperti mata merah karena iritasi, bisa diatasi dengan segenggam daun melati. Caranya, ambil satu genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan pada dahi. Bila sudah mengering ganti dengan yang baru. Ulangi sampai sembuh.

Radang Usus
Ambil satu genggam daun melati poncosuda (nama lain melati hutan atau melati gambir), rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Radang Ginjal
Ambil 15 gram daun kering melati poncosuda, rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 2 kali sehari sampai air kencing yang keruh menjadi normal.

Sesak napas
Ambil 20 lembar daun melati dan garam secukupnya. Rebus 20 lembar daun melati dan garam dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisal 2 gelas dan disaring, lalu oleskan di sekitar dada setiap pagi sebelum mandi.

Menghentikan ASI yang keluar berlebihan
Ambil satu genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan di sekitar  buah dada, setiap pagi sebelum mandi.

Bengkak akibat sengatan lebah
Ambil 1 genggam melati lalu remas – remas sampai halus, tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.

Demam, Pilek, dan Diare.
Ambil bunga melati 4 gram, teh hijau 4 gram, kapulaga 3 gram, lalu cuci bersih semua bahan, rebus dengan air 1,5 gelas, hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari sekali selama 3-7 hari.

This entry was posted in Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s